Detail mata kuliah Kepemimpinan, program studi S1 Reguler - Kesehatan Masyarakat

Detail SAP: Kepemimpinan Tahun Ajaran 2007/2008 -01


Satuan Acara Pengajaran
Mata Kuliah KMP42011 - Kepemimpinan
Pengajar Dr. drs. Tri Krianto M.Kes
Tujuan Perkuliahan

Minggu Ke 1
Materi Pengertian kepemimpinan. Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain agar berperilaku sebagaimana yang kita inginkan. Dalam bidang kesehatan, kepemimpinan mempunyai kedudukan yang strategis, sebab tercapainya tujuan program kesehatan sedikit banyak dipengaruhi oleh seberapa kuat kepemimpinan sektor kesehatan terhadap sektor lain. Sektor lain didorong agar menempatkan kesehatan sebagai "new vision" dalam pembangunan di suatu wilayah.
Media
Referensi
Aktivitas Ceramah dan diskusi, competence assessment

 

Minggu Ke 2
Materi Kepemimpinan dan Organisasi Administrasi Secara alamiah manusia diciptakan untuk hidup berkelompok. Dengan berkelompok manusia merasa lebih aman, nyaman serta terpenuhi berbagai kebutuhan dasarnya. Topik ini membahas bagaimana seseorang harus berinteraksi secara internal dan eksternal, mengingat dalam kehidupan sehari-hari manusia berada dalam tatanan dan sistem organisasi. Di dalam organisasi (formal dan informal) manusia bisa mengaktualisasikan berbagai kebisaannya.
Media Handout dan bahan belajar
Referensi Sutarto, 2001. Dasar-dasar Organisasi Administrasi
Aktivitas Ceramah dan diskusi

 

Minggu Ke 3
Materi Konsep manusia sebagai obyek dan subyek kepemimpinan Manusia adalah mahluk Tuhan yang unik, bisa dilihat dari berbagai sudut pandang. Teori X dan Y cenderung membuat dikotomi tentang manusia. Padahal dalam konteks bermasyarakat manusia lebih kompleks dari itu. Pada topik ini dikupas kedudukan manusia dalam kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi, sifat unik manusia serta beberapa hal lain.
Media bahan kuliah ditambah dengan jurnal yang dibaca oleh kelompok penyaji.
Referensi jurnal terpilih
Aktivitas Presentasi kelompok 1 serta dibahas oleh audiens

 

Minggu Ke 4
Materi Teori sifat Teori sifat adalah salah satu tools (alat) untuk menjelaskan bahwa keberhasilan seseorang dalam memimpin utamanya ditentukan oleh sifat atau kualitas diri individu sang pemimpin. Kualitas dimaksud adalah kualitas fisik, psikis maupun emosional. Teori ini dipengaruhi oleh keinginan para ahli yang mempelajari kepemimpinan pada awal perkembangannya, di mana para ahli tersebut mencoba menganalisis faktor-faktor penyebab keberhasilan (dan kegagalan) para pemimpin, kemudian ditelaah kepribadiannya. Dengan demikian teori sifat disebut juga “Traits Theory of Leadership” atau “The Great Man Theory”. Namun demikian ditinjau dari dua teori lain, yaitu teori perilaku dan teori kontingensi, teori sifat tergolong klasik.
Media
Referensi Handout dan artikel jurnal relevan
Aktivitas Presentasi kelompok

 

Minggu Ke 5
Materi Teori Perilaku Perilaku dianggap dekat dekan proses kepemimpinan sebab definisi kepemimpinan menyatakan bahwa kepemimpinan adalah aktivitas/perilaku mempengaruhi …… Secara sosio-psikologis kepemimpinan dapat dipelajari guna meningkatkan kemampuan/efektivitas pemimpin. Dengan demikian setiap individu mempunyai peluang untuk menunjukkan potensi memimpinnya secara obyektif.
Media Power point
Referensi
Aktivitas Presentasi kelompok

 

Minggu Ke 6
Materi Kontingensi adalah salah satu teori/model penjelasan yang merupakan kombinasi/sintesis antara teori sifat, perilaku dan situasi, Teori kontingensi menyatakan bahwa kepemimpinan adalah proses memadukan kemampuan pemimpin dalam menyesuaikan pendekatan, kepribadian dan gaya kepemimpinan dengan situasi dan tugas kelompok yang ada.
Media
Referensi
Aktivitas Presentasi kelompok

 

Minggu Ke 7
Materi Manajemen aktivitas diri Pada hakekatnya seorang pemimpin itu menjadi panutan bagi bawahan atau anggotanya. Padahal pemimpin memiliki tugas untuk menyusun perencanaan kegiatan, yang nantinya akan dijalankan oleh seluruh anggota dari unit/organisasi yang bersangkutan. Oleh karenanya sebelum menyusun rencana organisasinya, pemimpin harus mampu mengelola kehidupannya dengan sistematis sehingga rencana yang disusun juga sistematis.
Media
Referensi
Aktivitas